Syarat Pembukaan Rekening Escrow untuk Bisnis
Dalam banyak transaksi bernilai besar—seperti properti, proyek konstruksi, pengadaan barang, hingga investasi—perusahaan membutuhkan sistem pembayaran yang aman dan terpantau. Salah satu solusi paling efektif adalah menggunakan rekening escrow.
Rekening escrow berfungsi sebagai rekening penampung sementara yang dikontrol pihak ketiga (biasanya bank), sampai semua pihak memenuhi kewajibannya. Dengan sistem ini, risiko penipuan, keterlambatan pembayaran, ataupun wanprestasi bisa diminimalkan secara signifikan.
Panduan ini akan membahas secara lengkap:
✔ Apa itu rekening escrow
✔ Kapan perusahaan wajib atau sebaiknya menggunakannya
✔ Persyaratan dokumen yang harus disiapkan perusahaan
✔ Prosedur pembukaan di bank
✔ Biaya yang perlu dipersiapkan
✔ Tips memilih bank penyedia escrow
Apa Itu Rekening Escrow?
Rekening escrow adalah rekening khusus yang menampung dana sementara selama proses transaksi antara dua pihak atau lebih. Dana baru akan dilepas setelah seluruh pihak memenuhi persyaratan kontrak.
Bank berperan sebagai pihak penengah (escrow agent) yang memastikan setiap syarat dipenuhi sebelum dana disalurkan.
Contoh Penggunaan Escrow
- Pembayaran proyek kontraktor
- Pembelian/penjualan properti atau tanah
- Transaksi impor dan ekspor
- Joint venture antar perusahaan
- Pengadaan barang dan mesin pabrik
Escrow memberikan keamanan karena semua transaksi terjadi secara transparan dan terikat kontrak.
Manfaat Menggunakan Rekening Escrow
- Mengurangi risiko penipuan — dana tidak berpindah sebelum syarat lengkap terpenuhi.
- Meningkatkan kepercayaan antara kedua pihak.
- Mendukung audit internal dan eksternal karena semua transaksi tercatat rapi.
- Melindungi perusahaan dari kerugian finansial.
- Memastikan pembayaran proyek berurutan sesuai progres.
Syarat Pembukaan Rekening Escrow untuk Perusahaan
Setiap bank biasanya memiliki ketentuan berbeda, tetapi syarat umumnya mirip. Berikut dokumen wajib yang perlu disiapkan:
1. Dokumen Legalitas Perusahaan
- Akta Pendirian & SK Kemenkumham
- Akta Perubahan (jika ada)
- NIB + Klasifikasi KBLI
- NPWP Badan
- Surat Keterangan Domisili (jika diminta bank)
2. Dokumen Penanggung Jawab
- KTP Komisaris & Direktur
- NPWP pribadi
- Kartu Keluarga (opsional tergantung bank)
3. Dokumen Perjanjian Kerja Sama
Dokumen ini menjadi syarat utama karena menjadi dasar kenapa rekening escrow dibuka.
- Perjanjian kerja sama antar pihak
- Invoice atau quotation
- Surat pernyataan kesepakatan penggunaan escrow
- Timeline pembayaran & milestone pekerjaan
4. Dokumen Pendukung Bank
- Form pembukaan rekening escrow
- Specimen tanda tangan
- Surat kuasa operasional (jika diperlukan)
Prosedur Membuka Rekening Escrow
Berikut proses standar di sebagian besar bank Indonesia:
1. Konsultasi Kebutuhan & Penjelasan Skema
Perusahaan menjelaskan model transaksi, alur pekerjaan, dan ketentuan pembayaran yang diinginkan.
2. Mengajukan Dokumen Legalitas Perusahaan
Bank akan melakukan verifikasi dokumen dan analisis risiko.
3. Penandatanganan Perjanjian Escrow
Perusahaan dan pihak-pihak terkait menandatangani perjanjian escrow yang disiapkan bank.
4. Pembukaan Rekening & Penempatan Dana
Setelah disetujui, rekening escrow dibuka dan dana ditempatkan sesuai ketentuan.
5. Pencairan Sesuai Progres
Bank mencairkan dana sesuai milestone, invoice, atau dokumen yang disyaratkan.
Berapa Biaya Pembukaan Rekening Escrow?
Biaya bersifat berbeda-beda setiap bank, tetapi umumnya mencakup:
- Fee escrow (flat atau persentase)
- Biaya administrasi
- Biaya notaris (jika menggunakan perjanjian legal tambahan)
Range biaya biasanya berada di kisaran Rp 3 juta – Rp 25 juta tergantung kompleksitas transaksi.
Tips Memilih Bank untuk Escrow
- Pilih bank yang sering menangani proyek serupa
- Minta simulasi alur escrow sebelum tanda tangan kontrak
- Pastikan SLA pencairan dana jelas
- Pastikan ada PIC khusus escrow
- Gunakan bank yang menyediakan dashboard monitoring
Butuh Bantuan Dokumen untuk Pembukaan Rekening Escrow?
Valqis dapat membantu Anda menyiapkan seluruh dokumen legalitas perusahaan:
FAQ
1. Apakah rekening escrow wajib untuk semua transaksi?
Tidak wajib. Namun sangat dianjurkan untuk transaksi bernilai besar atau rawan sengketa.
2. Berapa lama proses pembukaan rekening escrow?
Rata-rata 3–7 hari kerja tergantung kelengkapan dokumen.
3. Apakah UMKM boleh membuka escrow?
Boleh. Tidak ada batasan jenis perusahaan.
4. Apakah dana di escrow berbunga?
Tergantung kebijakan bank dan jenis escrow.
5. Apakah escrow bisa untuk transaksi internasional?
Ya, terutama untuk impor dan ekspor.










