Panduan Laporan CSR untuk Perusahaan
Diperbarui Oktober 2025 • Oleh Valqis Corporate Services
Laporan CSR (Corporate Social Responsibility) atau tanggung jawab sosial perusahaan bukan hanya kewajiban formal, tetapi juga strategi bisnis yang menunjukkan komitmen perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan. Di Indonesia, penyusunan laporan CSR kini menjadi bagian penting dari tata kelola perusahaan yang baik, terutama untuk perusahaan berbadan hukum seperti PT maupun PMA.
Mengapa CSR Wajib untuk Perusahaan?
Pemerintah Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas mewajibkan setiap perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha di bidang atau berkaitan dengan sumber daya alam untuk melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan. Artinya, CSR bukan lagi sekadar pilihan, tetapi bagian dari kewajiban hukum yang harus dipenuhi.
Selain kewajiban hukum, laporan CSR juga membawa manfaat besar, antara lain:
- Meningkatkan reputasi dan kepercayaan publik.
- Memperkuat loyalitas pelanggan dan karyawan.
- Menarik investor yang peduli pada keberlanjutan.
- Menurunkan risiko hukum dan konflik sosial.
Dasar Hukum Pelaksanaan CSR di Indonesia
Beberapa regulasi utama yang mengatur pelaksanaan CSR antara lain:
- UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
- PP No. 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas.
- Permen BUMN No. PER-05/MBU/04/2021 tentang Program TJSL BUMN.
- Standar pelaporan keberlanjutan berbasis Global Reporting Initiative (GRI).
Isi dan Struktur Laporan CSR
Laporan CSR idealnya memuat informasi yang komprehensif, mencerminkan strategi, pelaksanaan, dan hasil kegiatan sosial yang dijalankan oleh perusahaan. Struktur umum laporan CSR meliputi:
- Pendahuluan: Gambaran umum perusahaan, visi dan misi keberlanjutan.
- Strategi CSR: Fokus program sosial, pendidikan, ekonomi, atau lingkungan.
- Kegiatan CSR: Rincian kegiatan selama periode laporan, disertai dokumentasi dan hasil.
- Dampak dan Evaluasi: Indikator keberhasilan dan manfaat yang dirasakan masyarakat.
- Rencana CSR Berikutnya: Proyeksi dan komitmen jangka panjang.
Format Laporan CSR Berdasarkan GRI
Banyak perusahaan kini menggunakan panduan GRI Standards agar laporan CSR-nya lebih mudah dipahami secara global. Format ini menekankan pada aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan yang saling terintegrasi.
Jika perusahaan Anda belum menggunakan GRI, Anda bisa mulai dari format sederhana yang mencakup indikator kinerja utama seperti:
- Jumlah dana yang dialokasikan untuk CSR.
- Jumlah penerima manfaat.
- Program unggulan per bidang (pendidikan, lingkungan, kesehatan, dll).
Peran CSR dalam Strategi Bisnis Modern
CSR bukan hanya laporan administratif. Dalam konteks bisnis modern, CSR menjadi alat penting dalam strategi komunikasi dan brand positioning. Konsumen masa kini semakin memilih brand yang memiliki kepedulian sosial dan berkelanjutan.
Melalui laporan CSR yang kredibel, perusahaan dapat menunjukkan komitmen nyata terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) dan menguatkan citra korporasi.
Contoh Program CSR yang Efektif
- Pelatihan keterampilan kerja bagi masyarakat lokal.
- Penanaman pohon atau pengelolaan sampah di wilayah sekitar pabrik.
- Bantuan pendidikan dan beasiswa untuk siswa berprestasi.
- Kegiatan kesehatan gratis untuk masyarakat sekitar.
Kuncinya bukan pada besarnya dana, melainkan relevansi dan keberlanjutan program terhadap kebutuhan masyarakat sekitar.
Waktu dan Frekuensi Pelaporan
Idealnya, laporan CSR diterbitkan setiap tahun bersamaan dengan laporan tahunan perusahaan. Namun, beberapa perusahaan besar juga menerbitkan laporan keberlanjutan triwulanan untuk menunjukkan transparansi dan konsistensi.
Cara Menyusun Laporan CSR Secara Profesional
- Tentukan fokus program sesuai bidang usaha dan dampaknya.
- Kumpulkan data aktivitas, foto, dan testimoni penerima manfaat.
- Gunakan template yang konsisten dan mudah dibaca.
- Review oleh tim hukum dan keuangan agar sesuai regulasi.
- Publikasikan laporan melalui situs resmi dan media sosial.
Kesalahan Umum dalam Laporan CSR
- Data yang tidak konsisten antara kegiatan dan alokasi dana.
- Kurangnya indikator hasil yang terukur.
- Laporan terlalu umum tanpa menyoroti pencapaian nyata.
- Tidak mengaitkan kegiatan dengan strategi bisnis jangka panjang.
Bagaimana Valqis Dapat Membantu
Valqis Corporate Services membantu perusahaan Anda dalam seluruh proses legalitas dan pelaporan, termasuk penyusunan dokumen CSR profesional yang sesuai peraturan pemerintah. Kami juga menyediakan layanan tambahan seperti:
- Pembuatan NPWP Badan dan pengurusan PKP.
- Pendaftaran dan aktivasi akun Coretax DJP.
- Pembuatan website perusahaan untuk publikasi laporan CSR.
- Pengurusan izin usaha SIUJPT dan izin sektor lainnya.
Butuh Bantuan Penyusunan Laporan CSR?
Konsultasikan bersama tim Valqis — mitra terpercaya Anda dalam urusan legalitas, perpajakan, dan pengelolaan dokumen perusahaan.
Pertanyaan Umum seputar Laporan CSR
1. Apa itu laporan CSR?Laporan CSR adalah dokumen resmi yang menjelaskan kegiatan sosial, lingkungan, dan ekonomi yang dilakukan perusahaan.
2. Siapa yang wajib membuat laporan CSR?Perusahaan berbadan hukum (PT, PMA, BUMN) yang berhubungan dengan sumber daya alam atau berpengaruh terhadap lingkungan wajib membuatnya.
3. Apakah CSR wajib dilaporkan ke pemerintah?Ya, laporan CSR dapat dilampirkan bersama laporan tahunan dan menjadi bukti kepatuhan terhadap regulasi pemerintah.
4. Apakah CSR bisa menjadi pengurang pajak?Beberapa kegiatan CSR yang memenuhi syarat dapat dikategorikan sebagai biaya perusahaan yang dapat dikurangkan dari penghasilan kena pajak.
5. Apakah Valqis bisa bantu buat laporan CSR?Tentu, tim Valqis siap bantu dari penyusunan format, perhitungan, hingga publikasi dokumen CSR yang profesional.










